Asal Mula Adanya Panggilan Papa dan Mama


Setiap wanita memiliki kelemahan psikologis yang dapat dimanfaatkan saat Anda melakukan pendekatan. Kelemahan wanita ini bisa membuat mereka terpikat pada Anda di bawah 7 MENIT! Info Selengkapnya »»

Asal Mula Adanya Panggilan Papa dan Mama
Panggilan kata papa dan mama secara umum biasa digunakan dalam lingkungan keluarga. Orangtuanya biasa saling memanggil papa dan mama, kemudian anak-anaknya pun mengikutinya dengan memanggil mereka dengan sebutan papa dan mama.

Didalam masyarakat kita, lingkungan keluarga yang memanggil sebutan kata papa dan mama hampir sama banyaknya dengan yang memanggil sebutan kata ayah/bapak dan ibu.

Pada masa penjajahan Belanda, orang yang berpendidikan Belanda menggunakan panggilan mammie dan pappie, mamma dan pappa, atau mammaatje dan pappaatje. dari kata-kata tersebut lahirlah kata mami dan papi atau mama dan papa.

Panggilan-panggilan tersebut digunakan untuk membedakan antara orang yang berpendidikan Belanda dengan yang tidak. Sebenarnya akan terlihat lucu karena di dalam masyarakat kita, kebanyakan pasangan ibu dan bapak tidak tahu atau tidak menguasai bahasa Belanda, tetapi menyuruh anak-anak mereka memanggil dengan sebutan mami dan papi.

Sejauh ini, kata panggilan yang banyak dipakai dalam masyarakat Indonesia ialah mama dan papa, terutama di kota-kota besar, panggilan papa dan mama seolah-olah juga menunjukkan status bahwa keluarga itu keluarga modern. Orang tua ibu dan bapak dipanggil opa dan oma, bukan kakek dan nenek

Kalau di daerah Jawa Barat panggilan mami/papi dan mama/papa menjadi mamih/papih dan mamah/papah. Hal tersebut disebabkan karena adanya pengaruh bahasa Sunda, yang seringkali menambahkan imbuhan huruf “h”, baik pada awal, tengah, maupun diakhir kata. contohnya seperti, ayam menjadi hayam (h, di awal), buaya menjadi buhaya (h, di tengah), dan rapi jadi rapih (h, di akhir). Tentu saja, sapi tetap sapi, kalau sapih, artinya “menyarak atau menghentikan anak menyusu."

Saat ini panggilan papa/mama atau papah/mamah tidak lagi eksklusif bagi keluarga modern. Keluarga-keluarga di desa pun sudah banyak yang menggunakannya. akhir-akhir ini juga ada sebutan baru, biasanya digunakan di lingkungan “Islami”, yang diambil dari bahasa Arab, yaitu abi (ayah/bapak) dan umi (ibu).

Anda pria single? mau memiliki pasangan? Yuk cari tahu bagaimana cara memikat hati wanita dalam waktu 7 menit dengan cara klik disini!»»

SILAHKAN DI SHARE ARTIKEL INI
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: